Tampilkan postingan dengan label Beria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beria. Tampilkan semua postingan

Pemerintah Desa Tumbuh Mekar mendukung penyediaan lahan untuk pembangunan Kantor KUA.

 

KIM NUSANTARA DESA MONANO — BONE Pemerintah Desa Tumbuh Mekar, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, memfasilitasi proses hibah tanah untuk pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. 

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026 tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tumbuh Mekar,Kamarudin A.Tohopi, bersama pihak Kantor Urusan Agama setempat. Dalam proses tersebut, pemerintah desa berperan aktif memfasilitasi hibah lahan guna mendukung realisasi pembangunan kantor pelayanan keagamaan yang representatif di wilayah Kecamatan Bone. 

Kepala Desa Tumbuh Mekar, Kamarudin Tohopi, menyampaikan bahwa hibah tanah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung program pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan. 

“Pemerintah desa siap mendukung pembangunan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pembangunan Kantor Urusan Agama agar pelayanan kepada warga bisa lebih maksimal,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Bone, Ahmad Uno, mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Tumbuh Mekar dalam mempermudah proses hibah tanah "Ia menyampaikan bahwa pembangunan gedung KUA yang representatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi serta pembinaan keagamaan." masyarakat." 

Diketahui, pembangunan Kantor Urusan Agama tersebut direncanakan menggunakan anggaran dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bagian dari penguatan sarana pelayanan keagamaan di daerah. 

Masyarakat setempat menyambut baik rencana pembangunan kantor tersebut dan berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh warga.

Refleksi Hari Kartini 2026: Amirudin Tohopi Ajak Perempuan Monano Berdaya melalui Kemandirian Ekonomi

                             

                            

KIM NUSANTARA DESA MONANO– Momentum peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2026 menjadi perhatian khusus bagi Bapak Amirudin Tohopi.Di tengah kesibukannya mengembangkan usaha peternakan ayam petelur serta menjalankan tugas di Pemerintah Desa Monano, beliau tetap meluangkan waktu untuk berkontribusi dan mendukung berbagai kegiatan masyarakat.

Semangat Kartini dalam Kemandirian Ekonomi

Bagi Amirudin, semangat Raden Ajeng Kartini di era modern bukan hanya soal kesetaraan, tetapi juga tentang keberanian untuk mandiri secara ekonomi. Sebagai seorang pengusaha ayam petelur yang sukses, beliau melihat potensi besar jika kaum perempuan turut serta dalam sektor UMKM atau ketahanan pangan.

"Menurut beliau, Kartini masa kini adalah perempuan yang mampu berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga tanpa kehilangan nilai dan jati dirinya.. Di sela-sela mengurus operasional bisnis peternakan ini, saya sering melihat bahwa ketelitian dan ketelatenan perempuan sangat cocok diterapkan dalam dunia usaha," ujar Amirudin saat ditemui di lokasi peternakannya, Selasa (21/4).

Sinergi di Pemerintahan Desa

Sebagai bagian dari Pemerintah Desa Monano, Amirudin Tohopi menyampaikan bahwa pemerintah desa terus berupaya memberikan kesempatan yang lebih luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Beliau juga menegaskan bahwa berbagai kebijakan desa saat ini diarahkan untuk mendukung pemberdayaan perempuan agar dapat berkembang dan berkontribusi secara optimal.

"Di Desa Monano, kami berupaya menciptakan ruang yang inklusif dengan memastikan bahwa suara, aspirasi, dan kontribusi perempuan memperoleh kesempatan yang sama dalam berbagai kegiatan dan program desa."

Pesan untuk Generasi Muda

Menutup perbincangannya, Amirudin memberikan motivasi kepada generasi muda di Monano agar tidak takut bermimpi besar, sebagaimana Kartini yang mendobrak batasan pada masanya. Beliau berharap peringatan Hari Kartini tahun 2026 ini menjadi titik balik bagi munculnya "Kartini-Kartini Baru" yang mampu membawa perubahan positif bagi Desa Monano, baik di bidang pemerintahan, sosial, maupun ekonomi kreatif.