KIM DESA MONANO,,BONE Senin 08 Juni 2026 - – Semangat kreativitas dan jiwa wirausaha UMKM di Desa Monano, Kecamatan Bone, kembali melahirkan produk unggulan yang patut dibanggakan. Melalui kelompok UMKM Pemuda Produktif, Pelaku Usaha ini berhasil mengembangkan olahan istimewa berbahan dasar utama kelapa segar menjadi camilan renyah bernama Kukis Kelapa Monano’s. Produk ini hadir bukan sekadar sebagai makanan ringan, melainkan bukti nyata bahwa potensi sumber daya alam lokal dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan layak bersaing.
Kelapa merupakan salah satu komoditas melimpah di wilayah Desa Monano, namun pemanfaatannya selama ini masih sering terbatas pada penjualan bahan mentah saja atau hanya berfokus pada Pembuatan Kopra. Melihat peluang sekaligus tantangan tersebut, Owner pemuda Produktif Kisnawan Buhungo di Desa Monano tergerak untuk berinovasi. Mereka mendirikan kelompok usaha bersama dengan semangat “mengangkat potensi lokal demi kemajuan desa”, kemudian meracik resep istimewa turun temurun yang mempertahankan cita rasa alami kelapa tanpa bahan pengawet berbahaya.
Ketua kelompok UMKM Pemuda Produktif Kisnawan Buhungo menyampaikan bahwa pembuatan Kukis Kelapa Monano’s dilakukan dengan prinsip menjaga kualitas mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengemasan. Kami menggunakan kelapa yang telah melalui penyortiran sehingga kproduk yang kami hasilkan memang benar -benar berasal dari kelapa pilihan yang di jual langsung oleh petani atau warga sekitar. Proses pembuatannya pun dilakukan secara higienis,dan Tradional diolah dengan resep turunan yang dimodifikasi agar menghasilkan tekstur renyah dan rasa gurih manis yang khas, disukai segala kalangan usia,” ungkapnya.
Berbeda dengan kue kering berbahan tepung pada umumnya, Kukis Kelapa Monano’s memiliki ciri khas tersendiri: bentuknya unik menyerupai tabung berlubang, permukaannya sedikit berselimut gula halus alami, serta menghadirkan aroma harum kelapa yang sangat kental saat digigit. Produk ini dikemas dalam kantong kedap udara yang menarik, bertuliskan Kukis Kalapa jelas “100% bahan alami dan tanpa pengawet buatan”, serta telah memperoleh sertifikasi halal, sehingga keamanan dan kenyamanan konsumen tetap terjamin. Berat bersih per kemasan mencapai 100 gram, cocok dimakan sendiri maupun dijadikan oleh‑oleh khas Desa Monano.
Keberadaan produk ini memberikan dampak positif ganda bagi lingkungan sekitar. Selain membuka peluang lapangan kerja bagi pemuda dan ibu rumah tangga setempat, ia juga menyerap pasokan kelapa milik petani desa sehingga harganya menjadi lebih stabil dan memiliki nilai tambah ekonomi. Sejak dipasarkan, antusiasme masyarakat terus meningkat—mulai dari warga lokal, Petani Kelapa, hingga permintaan yang mulai masuk dari luar daerah karena rasanya yang otentik dan kemasannya yang menarik.
Harapan kami, di masa yang akan datang Kukis Kelapa Monano’s tidak hanya dikenal di wilayah desa monano atau Bone bolango saja, tetapi dapat menjangkau pasar yang lebih luas,maupun pasar global sekaligus menjadi ikon kuliner khas Desa Monano.Agar Produk ini bisa di kena sampai di negara luar Kami juga terus berusaha memperbaiki mutu produksi dan meningkatkan kuantitas guna memenuhi permintaan yang terus bertambah, serta berharap mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar usaha ini semakin berkembang pesat,” tambahnya dengan penuh semangat.
Kukis Kelapa Monano’s adalah contoh nyata bahwa kreativitas pemuda, jika dikombinasikan dengan kekayaan alam setempat, mampu melahirkan produk unggulan yang berdaya saing dan mampu menggerakkan roda perekonomian rakyat. Bagi masyarakat umum, camilan ini kini dapat ditemukan di gerai pusat oleh‑oleh khas Gorontalo maupun dipesan langsung melalui kontak resmi di 081340719140 kelompok UMKM Pemuda Produktif Desa Monano.
Penulis: Tim Redaksi KIM Desa Monano
Pelaku UMKM Owner Pemuda Produktif
0 comments:
Posting Komentar