Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan

Atur Kursi Tamu di Pesta Pernikahan Kades Monano.Sudah Menjadi Kebiasaanya dalam hajatan Masyarakatnya.

 

Foto saat merapikan kursi hajatan pernikahan

KIM DESA MONANO,Senin 8 Juni 2026 — Semaraknya pesta pernikahan di lingkungan Desa Monano hari ini terasa semakin hangat berkat kehadiran sosok yang dikenal rendah hati dan dekat dengan warga, yaitu Kepala Desa Monano, Amirudin A.Tohopi melihat Lihat keadaan Hajatan Pernikahan masyarakatanya . Alih‑alih hanya datang  duduk sebagai tamu kehormatan, Amirudin justru terlihat sibuk langsung mengatur deretan kursi Agar tertata rapih untuk kenyamanan tamu undangan yang akan datang hadir.


Dari kemarin sore sampai hari ini, pria yang akrab disapa Ti Ayah ini sudah terlihat aktif bergerak. Dengan sigap, ia mengangkat, menyusun, dan menata rapi kursi plastik berwarna hijau dan merah muda di area pelaminan serta tempat duduk utama. Tak ragu ia membungkuk, mengukur jarak antar barisan, hingga memastikan setiap sudut tempat duduk tersusun rapi agar tidak ada tamu yang kehabisan tempat duduk.dan membrikan perluasan  jalan bagi para tamu dan keluarga mempelai pria yang akan membawakan hantaran dutu atau harta,sehingga para tamu undangan yang akan masuk dan duduk merasa nyaman. Tindakan ini ia lakukan guna menyukseskan acara bahagia keluarga warganya tanpa membebani pihak keluarga penyelenggara,


''Saya merasa ini adalah tugas sekaligus kebiasaan saya. Sebagai pelayan desa,bahkan sebelum saya menjadi kepala desa kebahagiaan warga adalah kebahagiaan saya juga. Tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil, apalagi demi kelancaran acara sakral seperti pernikahan. Saya ingin membantu agar tuan rumah tidak kewalahan dan tamu merasa nyaman sejak awal datang,” ujar Amirudin sambil terus menyusun kursi dengan teliti.


Kehadiran dan keterlibatan langsung Amirudin dalam persiapan acara warga bukanlah hal baru. Sejak menjabat sebagai Sekdes, ia kerap terlibat langsung mulai dari persiapan hingga penutupan berbagai acara adat, keagamaan, maupun acara keluarga . Sikapnya yang sederhana dan tidak membedakan status ini membuatnya sangat dicintai dan dihormati oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Monano.


Salah satu warga setempat, mengaku kagum melihat dedikasi kepala desanya. “Banyak pemimpin lain mungkin hanya datang sesaat setelah semuanya siap, tapi ti ayah kalau ada hajatan ataupun Duka selalu turun tangan sejak persiapan awal dari ba beken kanopi sampai jaramba ungkap salah satu masyarakat yang berada di tempat hajatan tersebut,Beliau bahkan tak segan  membantu para pelayan dapur di pesta hajatan itu dan menjadi pengarah apabila ada masyarakatnya yang tidak tahu urus mengurus tentang hal -hal yang perlu disiapkan dalam hajatan pernikahan ataupun duka . Ini bukti nyata bahwa beliau benar‑benar hadir dan merasakan suka duka bersama warga,” ungkapnya.


Berbagai upaya Amirudin untuk mempererat ikatan kekeluargaan warga, terus ia lakukan lewat hal‑hal sederhana namun bermakna. Ia percaya bahwa melayani dengan hati dan terjun langsung adalah cara terbaik untuk membangun desa yang rukun dan bersatu. Di tengah kesibukannya yang padat mengurus  pemerintahan desa,dan mengelola bisnis peternakan ayam petelur ia selalu menyempatkan waktu untuk hadir dan membantu setiap acara penting warganya.


Dengan tindakan nyata seperti ini, Kepala Desa Amirudin A. Tohopi terus meneladankan kepemimpinan yang melayani, dekat, dan dapat diandalkan. Semangat kebersamaan yang ia tunjukkan saat menyusun kursi tamu undangan ini pun menjadi simbol persatuan warga Desa Monano yang tetap terjaga dengan baik sehingga tercipta kehidupan yang harmonis dan kondusif.


Tim Redaksi : Kim desa monano

Penulis : Isnawan

 


Sambil Angkat Tiang Kanopi dari bambu, Kades Monano Maknai Pancasila Lewat Keringat Warga


KIM NUSANTARA DESA MONANO – Tengah sibuk berbaur dengan warga membantu mendirikan kanopi dari bambu untuk persiapan sebuah acara pernikahan, Kepala Desa, Amirudin A.Tohopi, memberikan pandangan mendalam terkait makna Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Bagi Amirudin, esensi dari dasar negara tersebut tidak melulu soal upacara formal, melainkan tercermin langsung dalam aksi nyata di lapangan, seperti tradisi gotong royong yang masih kental di tengah masyarakat desa.

Pancasila dalam Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni

Di sela-sela kesibukannya mengangkat tiang bambu serta tali rapia dan membantu para pekerja, Amirudin menyempatkan diri berbagi pemikiran mengenai relevansi Pancasila di tahun 2026 ini. Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, khususnya sila ketiga dan kelima, paling mudah dilihat dari bagaimana warga desa saling bahu-bahu dalam urusan sosial.

"Hari Pancasila itu momentum pengingat. Tapi bagi kami di desa, Pancasila itu ya apa yang sedang kita lakukan hari ini: bergotong royong, saling bantu tanpa melihat latar belakang, dan memastikan hajat tetangga bisa berjalan lancar," ujar Amirudin dengan peluh yang membasahi keningnya.

Ia menambahkan bahwa di era modern seperti sekarang, tantangan terbesar adalah menjaga agar kepedulian antar sesama tidak luntur digerus sifat individualistis.

Menghidupkan Sila Ketiga dengan membantu warga yang sedang hajatan pernikahan.
Aktivitas membantu mendirikan kanopi pernikahan warga ini, menurut Amirudin, adalah contoh kecil dari implementasi "Persatuan Indonesia". Ketika masyarakat berkumpul, bercengkerama, dan bekerja bersama demi meringankan beban orang lain, di situlah Pancasila benar-benar hidup.

Berikut adalah beberapa poin penting yang ditegaskan oleh Kepala Desa Amirudin terkait peringatan 1 Juni tahun ini:
Gotong Royong sebagai Pondasi: Kebiasaan saling membantu dalam kegiatan tempat pernikahan atau kedukaa adalah benteng terakhir pertahanan moral bangsa.

Edukasi Lewat Tindakan: Mengajarkan Pancasila kepada generasi muda desa jauh lebih efektif melalui keteladanan langsung dibanding teori semata.

Harapan untuk Masa Depan Desa
Menutup perbincangan singkat di lokasi kerja, Amirudin berharap semangat 1 Juni 2026 ini bisa terus terjaga sepanjang tahun. Ia berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang berbasis swadaya dan kekeluargaan.

"Pancasila tidak akan pernah mati selama kita masih mau melangkahkan kaki ke rumah tetangga yang sedang butuh bantuan," pungkasnya, sebelum kembali bergabung dengan para pekerja untuk menyelesaikan atap kanopi menggunakan terpal.


Sambut Hari Raya Kurban Tahun 2026, Kades Monano Amirudin Tohopi Pimpin Rapat Persiapan Panitia Kurban Bersama Perangkat Desa

Foto saat Rapat berlangsung

Pemerintah Desa Monano Matangkan Persiapan Idul Adha 1447 Hijriah
Pemerintah Desa Monano, Kecamatan Bone, mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang diperkirakan berlangsung pada 27 Mei 2026. 

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala Desa Monano, Amirudin Tohopi, di Aula Kantor Desa Monano pada 21 Mei 2026.

Rapat dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, kepala dusun, tokoh masyarakat, dan pengurus masjid. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan manfaat yang merata kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah desa membahas pendataan peserta kurban, pengelolaan dana yang dihimpun melalui dasawisma, serta mekanisme penyaluran daging kurban. Kepala Desa Monano menekankan pentingnya kerja sama, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam seluruh proses pelaksanaan kurban.


''Selain sebagai bentuk ibadah, Hari Raya Kurban menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga dan menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama." 

Karena itu, pendataan warga yang ingin berkurban dilakukan secara sukarela, sementara distribusi daging kurban akan diupayakan agar tepat sasaran dan merata.

Sebagai tindak lanjut hasil rapat, pemerintah desa akan membentuk panitia pelaksana kurban yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. 

Selain itu, data penerima manfaat akan diperbarui untuk memastikan bantuan daging kurban diterima oleh warga yang berhak, terutama masyarakat kurang mampu. Setiap dusun juga akan menyiapkan lokasi penyembelihan guna mendukung kelancaran pelaksanaan kurban.

Melalui persiapan yang dilakukan sejak dini, Pemerintah Desa Monano berharap pelaksanaan Idul Adha 2026 dapat berlangsung dengan lancar, khidmat, dan memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat. 

Aparatur desa pun diminta segera menindaklanjuti hasil rapat di wilayah masing-masing sebagai bagian dari kesiapan menyambut Hari Raya Kurban.


SAMBUTAN KEPALA DESA MONANO DALAM RAT KOPERASI DESA MERAH PUTIH

 


KIM NUSANTARA  DESA MONANO,BONE- Koperasi Desa Merah Putih menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Kamis, 30 April 2026. 

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus,Pendamping, pengawas, serta seluruh anggota koperasi yang hadir untuk menyimak laporan pertanggungjawaban tahunan secara menyeluruh. RAT menjadi forum penting dalam mengevaluasi kinerja koperasi sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Monano, Amirudin Tohopi, yang juga bertindak sebagai pengawas koperasi, hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk terus menjaga kekompakan serta memperkuat kerja sama dalam menjalankan roda organisasi koperasi.

Penguatan Sistem dan Kekompakan Pengurus
Amirudin juga menegaskan pentingnya penerapan tata kelola yang baik dan transparan dalam setiap kegiatan koperasi. Menurutnya, keterbukaan dalam pengelolaan organisasi merupakan bagian penting untuk menjaga kepercayaan anggota dan mendukung perkembangan koperasi.

Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi gesekan internal yang dapat mengganggu stabilitas organisasi.
Menurutnya, tata kelola koperasi yang sehat dan transparan menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan anggota, terutama dalam pengelolaan keuangan.

Transparansi sebagai Pilar Utama Koperasi
RAT Bukan Sekadar Formalitas
Dalam sambutannya, Amirudin Tohopi menegaskan bahwa RAT Bukan sekedar Ajang untuk Malaporkan Administrasi dalam bentuk Konsep yang tersusun Rapi di atas kertas, akan tetapi Lebih berorientasi pada tanggung jawab dalam Pelaksanaan dan Aksi Nyata di lapangan, di sisi lain RAT juga  merupakan  Momentum dan Sekaligus Harapan di dalam Mengukur Tingkat Pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi Masyarakat,


"Koperasi Merah Putih adalah milik warga. Sebagai pengawas, saya ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikelola memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anggota.

 
Evaluasi Kinerja dan Target Strategis Tahun 2026
Peningkatan Kinerja Pengurus
Berdasarkan hasil evaluasi tahun buku 2025, masih terdapat beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian. 

Salah satunya adalah peningkatan peran aktif pengurus serta penguatan koordinasi dalam pelaksanaan tugas, terutama pada sistem administrasi dan pencatatan keuangan agar lebih tertib dan akurat.


1. Penguatan Peran Pengurus

Setiap pengurus haru lebih aktif dan saling bekerja sama dalam menjalankan tugas, utamanya dalam sistem pembukuan keuangan guna menjaga kesalahan.

2. Diversifikasi Usaha Koperasi

Pengurus juga didorong untuk mengembangkan unit usaha baru yang sesuai dengan potensi komoditas unggulan desa, sehingga koperasi dapat berkembang lebih luas dan berkelanjutan.

Harapan untuk Masa Depan Koperasi
Menjadi Pilar Ekonomi Desa yang Tangguh
Menutup sambutannya, Amirudin Tohopi berharap Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi pilar ekonomi yang kuat di tengah dinamika ekonomi global.

Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga semangat gotong royong sebagai fondasi utama dalam menjalankan organisasi koperasi.

"Jika koperasinya kuat, maka ekonomi warga Desa Monano juga akan ikut terangkat. Mari kita jadikan tahun buku 2026 ini sebagai momentum untuk tumbuh lebih besar lagi," pungkasnya.

Penutup dan Rangkaian Acara

Kegiatan RAT kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara anggota dan pengurus. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama yang mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh peserta untuk terus mendukung kemajuan koperasi di masa mendatang


Transparansi Jadi Kunci, Koperasi Desa Merah Putih Monano Sukses Gelar RAT Tahun Buku 2025


Sesi foto bersama anggota Koperasi


KIM NUSANTARA DESA MONANO – Menutup kalender kerja tahun 2025, Koperasi Desa Merah Putih Monano, Kecamatan Bone, sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Kamis (30/04/2026). Pertemuan yang berlangsung di aula desa ini membahas penyampaian laporan sebagai agenda utama
Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus untuk Tahun Buku 2025. 

RAT merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi sebagai wujud demokrasi ekonomi. Kehadiran anggota menunjukkan tingginya rasa kepemilikan masyarakat terhadap unit usaha desa ini. Pencapaian Koperasi
Dalam laporannya, Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Bapak Al Ijran Podungge, menyampaikan perkembangan dan capaian yang telah diraih koperasi selama periode berjalan. relatif maksimal meski kondisi program belum berjalan maksimal. 

   Fokus pengurus kopdes utama pengembangan tahun 2025 adalah Rencana bisnis unit usaha Gerai sembako,Unit Apotik,Unit pengadaan gas Elpiji dan simpan pinjam serta penguatan sektor perdagangan barang pokok. 
Pokok-Pokok Laporan
Beberapa hal penting yang disampaikan dalam rapat meliputi:
Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Desa Monano.
Penyampaian laporan dan evaluasi pelaksanaan program kerja koperasi. Pengawas Koperasi Kepada Pengurus Koperasi dan Anggota Koperasi. 
Transparansi Keuangan: Laporan keuangan telah melalui proses audit internal dengan hasil yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan. Apresiasi dari Pemerintah Desa

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Monano selaku Pengawas Koperasi Desa Merah Putih Desa Monano yang memberikan apresiasi atas kinerja dan perkembangan koperasi. ketua BPD,Pendamping Kopdes Merah Putih Desa monano,Anggota Koperasi dan Anggota Luar biasa KDMP Monano, Koperasi Desa Merah Putih Monano "Koperasi ini dinilai sebagai salah satu koperasi desa yang sehat karena memberikan kemudahan kepada para anggotanya melalui simpanan pokok sebesar Rp50.000 dan simpanan wajib sebesar 10.000

Rencana Kerja Tahun 2026
Selain membahas evaluasi kegiatan tahun 2025, rapat juga menyusun dan menetapkan rencana kerja untuk tahun 2026 sebagai pedoman pelaksanaan program koperasi ke depan. Yang di sampaikan oleh Kepala Desa Monano selaku Pengawas Koperasi Desa Merah Putih adapun Beberapa poin yang disepakati oleh anggota antara lain: Pengembangan unit usaha baru berbasis potensi desa. 

Yang Terdiri dari Rencana Bisnis Perikanan dan Peternakan.
Penutup
Acara ditutup dengan pengesahan laporan pertanggungjawaban, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, serta foto bersama seluruh peserta yang hadir. koperasi dan anggota Luar biasa.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Koperasi Desa Merah Putih Monano terus berupaya menjadi salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat di masa mendatang.


Penulis: Tim Redaksi KIM NUSANTARA DESA Monano 
Lokasi: Desa Monano, Kecamatan Bone Kab.Bone Bolango

SINERGI KESEJAHTERAAN: Desa Monano Salurkan BLT-DD Sekaligus Matangkan Persiapan Idul adha

 

Foto Penyerahan BLT Tahap II April dan Juni

KIM NUSANTARA DESA MONANO – Pemerintah Desa Monano, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga jaring pengaman sosial warga. Bertempat di Aula Kantor Desa, jajaran aparat desa sukses menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap II  selang Bulan April dan Juni Tahun 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang dirangkaikan dengan rapat koordinasi persiapan Hari Raya Kurban.

Penyaluran BLT: Tepat Sasaran dan Transparan
Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Monano beserta jajaran BPD. Dalam sambutannya, Pemerintah Desa menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Total Penerima: Disalurkan kepada puluhan KPM sesuai hasil musyawarah desa.
Tujuan Utama: Membantu pemenuhan kebutuhan pangan dan kesehatan rumah tangga.
Pesan Pemerintah: Warga diimbau agar menggunakan dana tersebut secara bijak untuk kebutuhan prioritas, bukan untuk keinginan konsumtif.

Persiapan Hari Raya Kurban 1447 H
Usai penyerahan bantuan, agenda berlanjut pada pembahasan teknis pelaksanaan Hari Raya Iduladha. Mengingat signifikansi religius dan sosial dari ibadah kurban, Pemerintah Desa Monano melakukan koordinasi intensif mengenai beberapa poin penting:
Pengumpulan Himbauan kepada Masyarakat sebesar Rp.100.000
Perencanaan Jumlah Kurban Sapi yang akan di beli, melalui uang dari hasil pengumpulan oleh warga masyarakat.desa Monano

"Kami ingin memastikan bahwa Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antarwarga. 

Dengan adanya penyaluran BLT hari ini, kita berharap beban ekonomi warga sedikit teringan sehingga suasana lebaran nanti terasa lebih khidmat dan bahagia," ujar Kepala Desa Monano Amirudin Tohopi S.Ap
Harapan Kedepan
Melalui integrasi dua agenda besar ini, Pemerintah Desa Monano berharap roda ekonomi desa terus berputar stabil dan semangat gotong royong warga tetap terjaga. Penyaluran BLT yang transparan dan persiapan kurban yang matang menjadi cermin tata kelola desa yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat Desa Monano

Penulis: Isnawan Buhungo
Media :KIM NUSANTARA DESA MONANO
Lokasi: Desa Monano Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango