Peringati Hari Lahir Pancasila, Layanan Rawat Jalan Puskesmas Bulawa Tutup Sementara pada 1 Juni

 

KIM NUSANTARA DESA MONANO,BULAWA — Dalam rangka menyambut hari libur nasional Hari Lahir Pancasila, Puskesmas Bulawa mengumumkan penyesuaian jadwal operasional pelayanan kesehatan masyarakat yang di sampaikan oleh Ibu Silpioni  Botutihe melalui postingan akun pribadinya di Facebooknya. Layanan poliklinik atau rawat jalan di fasilitas kesehatan tersebut dipastikan akan diliburkan sementara waktu.


Berdasarkan surat pemberitahuan resmi yang dirilis oleh manajemen Puskesmas Bulawa Ibu Silpioni Botutihe, penutupan pelayanan rawat jalan ini akan berlangsung pada hari Senin, 1 Juni 2026.

Masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan, sebab penutupan ini hanya berlangsung selama satu hari. Pihak puskesmas mengonfirmasi bahwa seluruh aktivitas pelayanan rawat jalan akan buka kembali seperti biasa pada Selasa, 2 Juni 2026.

Layanan Persalinan Tetap Siaga 24 Jam
Meskipun layanan pemeriksaan rutin dan rawat jalan diliburkan, Puskesmas Bulawa tetap memprioritaskan kebutuhan darurat masyarakat, khususnya bagi Ibu hamil.

Pihak manajemen menegaskan bahwa Pelayanan Persalinan akan tetap beroperasi penuh selama 24 jam melalui sistem on-call. Bagi warga yang membutuhkan penanganan persalinan darurat, dapat langsung menghubungi bidan desa setempat agar segera mendapatkan tindakan medis.

Melalui pengumuman tersebut, pihak Puskesmas Bulawa juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan pasien atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penyesuaian jadwal libur nasional ini. Warga diimbau untuk mengatur kembali jadwal kunjungan medis rutin mereka demi kelancaran pelayanan.


Pendaftaran Murid Baru SMP Negeri 1 Tapa Tahun Ajaran 2026/2027 Dibuka.

 


KIM NUSANTARA DESA MONANO-TAPA. SMP Negeri 1 Tapa membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 bagi lulusan sekolah dasar yang ingin melanjutkan pendidikan di jenjang SMP. Proses pendaftaran dilaksanakan dalam dua tahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah.

Tahap pengambilan formulir pendaftaran berlangsung pada 18 hingga 29 Mei 2026. Selanjutnya, pengembalian formulir beserta berkas persyaratan dilakukan pada 8 hingga 15 Juni 2026.

Calon peserta didik diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen, antara lain Surat Keterangan Lulus (SKL), Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB), fotokopi ijazah atau SKHU sementara, rapor kelas 4 sampai kelas 6 yang telah dilegalisir, akta kelahiran, dan kartu keluarga. Bagi siswa yang memiliki kartu bantuan pendidikan atau prestasi akademik maupun nonakademik, dokumen pendukung juga dapat dilampirkan.
Pihak sekolah menetapkan penggunaan map plastik snelhekter berwarna biru untuk siswa laki-laki dan merah untuk siswa perempuan. Selain itu, calon peserta didik harus melampirkan pas foto berlatar merah sesuai ukuran yang telah ditentukan.

Sekolah juga menetapkan batas usia maksimal calon siswa, yaitu 15 tahun pada tanggal 1 Juli 2026.

Sebagai salah satu sekolah unggulan di Kecamatan Bulango Timur, SMP Negeri 1 Tapa didukung berbagai fasilitas pendidikan, seperti ruang kelas yang nyaman, laboratorium komputer dan IPA, perpustakaan, ruang kesenian, UKS, akses internet, lapangan olahraga, mushola, serta aula sekolah.

Untuk mendukung pengembangan bakat dan karakter siswa, sekolah menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya Pramuka dan Marching Band.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengunjungi sekretariat panitia SPMB SMP Negeri 1 Tapa yang beralamat di Jalan Irigasi No. 223, Desa Popodu, Kecamatan Bulango Timur, atau melalui media sosial resmi sekolah.
SMP Negeri 1 Tapa terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas guna melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.


Peningkatan Pelayanan Keagamaan, KUA Kecamatan Bone Terima Hibah Tanah untuk Pembangunan Kantor Baru

 

KIM NUSANTARA DESA MONANO BONE, Jum'at 29 Mei 2026. KUA Kecamatan Bone akan meningkatkan fasilitas untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat. Langkah besar ini dipastikan setelah pihak KUA resmi menerima hibah sebidang tanah yang akan dialokasikan khusus untuk rencana pembangunan gedung kantor KUA yang baru dan lebih representatif.

Penyerahan tanah hibah ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat, mengingat kondisi fasilitas pelayanan keagamaan yang mumpuni sudah lama dinantikan.

Kepala KUA Kecamatan Bone Ahmad Uno mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian Salah satu Kepala desa di kecamatan Bone  atau pihak yang telah mengikhlaskan tanahnya demi kepentingan umat.

Pihak KUA menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh.Tanah hibah ini bukan sekadar aset fisik, melainkan amanah besar. Dengan adanya lahan baru ini, mimpi masyarakat Kecamatan Bone untuk memiliki sarana pelayanan nikah,dan bimbingan keagamaan yang nyaman akan segera terwujud," ujarnya.

Fasilitas Lebih Luas, Pelayanan Lebih OptimalGedung baru direncanakan untuk menggantikan fasilitas lama yang sudah kurang memadai kebutuhan masyarakat.Desa Tumbuh Mekar merupakanLokasi tanah yang strategis diharapkan dapat mempermudah akses warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bone.

Rencana pembangunan tersebut mencakup beberapa aspek penting sebagai berikut:Balai Nikah yang Representatif: 

Ruang prosesi akad nikah yang lebih luas dan khidmat.Pusat Layanan Keagamaan Terpadu: Pengurusan administrasi, konsultasi keluarga sakinah, hingga bimbingan zakat, wakaf dan sertifikasi Halal yang lebih nyaman.


Langkah selanjutnya.Setelah proses sertifikasi dan balik nama lahan hibah ini selesai, pihak Kantor Urusan Agama akan segera mengusulkan anggaran pembangunan fisik Ke kementrian Agama Kabupaten

Bone bolango.mentransformasi gedung KUA ini menjadi lebih modern dan megah.
Kepala Desa Tumbuh Mekar Kamarudin Tohopi  sekaligus pemberi Hibah dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungannya secara penuh.  siap mendukung  proses administrasi agar pembangunan fisik dapat segera dimulai tanpa kendala.

"Ini adalah aset bersama. "Kami berkomitmen mendukung kelancaran pembangunan melalui koordinasi yang baik demi kepentingan dan kenyamanan warga." kita sendiri," pungkasnya


Pemerintah Desa Tumbuh Mekar mendukung penyediaan lahan untuk pembangunan Kantor KUA.

 

KIM NUSANTARA DESA MONANO — BONE Pemerintah Desa Tumbuh Mekar, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, memfasilitasi proses hibah tanah untuk pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. 

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026 tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tumbuh Mekar,Kamarudin A.Tohopi, bersama pihak Kantor Urusan Agama setempat. Dalam proses tersebut, pemerintah desa berperan aktif memfasilitasi hibah lahan guna mendukung realisasi pembangunan kantor pelayanan keagamaan yang representatif di wilayah Kecamatan Bone. 

Kepala Desa Tumbuh Mekar, Kamarudin Tohopi, menyampaikan bahwa hibah tanah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung program pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan. 

“Pemerintah desa siap mendukung pembangunan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pembangunan Kantor Urusan Agama agar pelayanan kepada warga bisa lebih maksimal,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Bone, Ahmad Uno, mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Tumbuh Mekar dalam mempermudah proses hibah tanah "Ia menyampaikan bahwa pembangunan gedung KUA yang representatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi serta pembinaan keagamaan." masyarakat." 

Diketahui, pembangunan Kantor Urusan Agama tersebut direncanakan menggunakan anggaran dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bagian dari penguatan sarana pelayanan keagamaan di daerah. 

Masyarakat setempat menyambut baik rencana pembangunan kantor tersebut dan berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh warga.

Pemerintah Desa Moodulio bersama Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan Anggota DPRD Femi Udoki menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Bone.


Foto saat penerimaan bantuan sosial


KIM NUSANTARA DESA MONANO,Bone. Pemerintah Desa Moodulio bergerak cepat dalam upaya membantu warga yang terdampak banjir di wilayah Desa Moodulio, Kecamatan Bone.

 Kepala Desa Moodulio, Hendriyanto Ladjambu, bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Mudrik Djafar, memimpin langsung pendistribusian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak bencana tersebut.

Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian Dinas Sosial Provinsi Gorontalo yang diinisiasi dan dikawal oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femi Udoki. 

Sinergi antara pemerintah provinsi, legislatif, dan pemerintah desa diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga pascabanjir.

Kepala Desa Moodulio, Hendriyanto Ladjambu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak.

Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Moodulio menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan para pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada warga. DPRD Provinsi Gorontalo, Ibu Femi Udoki, atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan makanan siap saji dan kebutuhan darurat ini sangat berarti bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat banjir,” ujarnya.


Ketua BPD Moodulio, Mudrik Djafar, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilaksanakan secara terbuka, tertib, dan ditujukan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan makanan siap saji dari Anggota DPRD Provinsi Gorontalo telah didistribusikan kepada warga sejak malam sebelumnya oleh pemerintah desa.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, bahan makanan, minuman, serta berbagai kebutuhan darurat lainnya. Bantuan tersebut ditujukan kepada seluruh kepala keluarga (KK) yang rumah maupun mata pencahariannya terdampak langsung oleh genangan banjir.

Banjir yang melanda Kecamatan Bone, khususnya Desa Moodulio, meninggalkan kerugian material dan trauma bagi masyarakat.Selain menyalurkan bantuan sosial, Kepala Desa dan Ketua BPD juga meninjau langsung kondisi infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir.

 Hasil pemantauan tersebut akan dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten dan provinsi sebagai bahan tindak lanjut perbaikan.

Pemerintah Desa Moodulio juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.


PASTIKAN TEPAT SASARAN, AMIRUDIN TOHOPI PANTAU LANGSUNG PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN DAN PEMBAGIAN DAGING KURBAN DI DESA MONANO.

 

Foto saat Peninjauan

KIM DESA MONANO -Desa Monano merayakan Hari Raya Idul Adha tahun ini dengan penuh semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. 

Pada Rabu, 27 Mei 2026, kepala Desa Monano, Amirudin Tohopi, melakukan pemantauan langsung terhadap proses penyembelihan hewan kurban serta penyaluran daging kepada masyarakat yang berhak menerimanya.


Pemantauan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai sasaran. Selain itu, distribusi daging kurban diharapkan dapat dilakukan secara adil dan merata bagi warga Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3.

Pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini, panitia kurban Desa Monano menyembelih sebanyak enam ekor sapi. Untuk mempercepat proses dan mengurangi kerumunan, penyembelihan dilakukan di dua lokasi berbeda. 

Lokasi pertama melayani warga Dusun 1 dan Dusun 2, sementara lokasi kedua diperuntukkan bagi warga Dusun 3.

Dalam kesempatan tersebut, Amirudin Tohopi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab sejak pagi hari. 

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keterbukaan dan keadilan dalam pembagian daging kurban agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban dipotong, dikemas, dan didistribusikan kepada warga berdasarkan data penerima yang telah disiapkan sebelumnya. 

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta memastikan penyaluran berjalan dengan baik.

Masyarakat Desa Monano menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya ibadah kurban dan berharap semangat berbagi serta kebersamaan yang tercermin dalam perayaan Idul Adha dapat terus terjaga di lingkungan desa.


YUSRAN MOUKO DAN JASMIN LASIBU: PASUTRI YANG SELALU HIDUPKAN KEGIATAN DESA. DI LINGKUNGAN DUSUN 3 BUTATO



Pasangan Suami Istri Aktif Dukung Kegiatan Sosial dan Keagamaan di Dusun 3 Butato
Monano, 27 Mei 2026 — Di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan masih terus ditunjukkan oleh sebagian masyarakat.

 Salah satunya adalah pasangan suami istri asal Desa Monano, Yusran Mouko dan Jasmin Lasibu, yang dikenal aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Dusun 3 Butato (Monas).

Kehadiran keduanya sudah dikenal luas oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat. Mereka kerap terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, mulai dari perayaan hari besar keagamaan hingga kegiatan yang bertujuan mempererat hubungan antarwarga.

Pada perayaan Iduladha, Yusran sering membantu pelaksanaan kegiatan kurban, baik melalui tenaga maupun dukungan lainnya. Sementara itu, Jasmin turut berkontribusi dalam penyediaan kebutuhan kegiatan, termasuk hadiah untuk perlombaan remaja, anak-anak, dan ibu-ibu yang ikut memeriahkan acara di lingkungan dusun.

Selain itu, pasangan ini juga aktif mendukung berbagai kegiatan hiburan rakyat, seperti lomba panjat pinang yang menjadi bagian dari perayaan hari besar Islam. Keterlibatan mereka membantu menciptakan suasana yang meriah dan memperkuat kebersamaan warga.

Tidak hanya mengikuti kegiatan yang diselenggarakan pemerintah desa, Yusran dan Jasmin juga sering berinisiatif mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan bersama masyarakat. Menurut Yusran, kebahagiaan terbesar bagi mereka adalah melihat warga dapat berkumpul, beribadah, dan menjalin silaturahmi dalam suasana yang penuh kebersamaan.

Pemerintah Desa Monano memberikan apresiasi atas kontribusi dan kepedulian yang terus ditunjukkan oleh pasangan tersebut. Dedikasi mereka dinilai memberikan dampak positif dalam memperkuat hubungan sosial serta mendukung berbagai program kemasyarakatan di desa.

Kisah Yusran Mouko dan Jasmin Lasibu menjadi contoh bahwa kontribusi bagi lingkungan tidak harus dilakukan melalui jabatan tertentu. Dengan semangat gotong royong, kepedulian, dan kerja sama yang konsisten, mereka telah menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat di lingkungan sekitarnya.