Ini Alasan Mengapa Kamu Harus mengunjungi Pelita Bunga Wisata Alam



KIM DESA MONANO, Bone – Di tengah hamparan alam yang masih asri, Destinasi Wisata Pelita Bunga di Desa Monano menawarkan pesona alam yang memikat. Air sungai yang jernih bak kristal, tebing batu alami yang menjulang, serta suasana hutan yang sejuk menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi wisata alam yang layak masuk dalam daftar kunjungan para pencinta petualangan dan fotografi.

Berdasarkan keindahan yang terlihat di lokasi, Pelita Bunga menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda dari tempat-tempat rekreasi pada umumnya. Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus berkunjung ke destinasi wisata ini.

1. Air Sungai Sangat Jernih dan Menyegarkan

Salah satu daya tarik utama Pelita Bunga adalah aliran sungainya yang begitu bening hingga dasar sungai yang dipenuhi bebatuan dapat terlihat dengan jelas. Warna air yang memancarkan gradasi hijau kebiruan menciptakan pemandangan yang menenangkan sekaligus memanjakan mata pengunjung.

Kondisi air yang masih alami menjadikan lokasi ini cocok untuk bermain air, berendam, maupun sekadar menikmati kesegaran alam.

2. Pemandangan Tebing Alami yang Eksotis

Di sepanjang aliran sungai, pengunjung akan disuguhi panorama tebing batu yang menjulang tinggi dan dihiasi tumbuhan hijau yang tumbuh alami di sela-sela batuan. Kombinasi antara tebing, akar pohon yang menjuntai, dan vegetasi hijau menciptakan suasana yang mirip dengan destinasi wisata Pajat Tebing yang cocok untuk menguji adrenalin anda

Keunikan formasi batuan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai eksplorasi alam.

3. Surga Bagi Pecinta Fotografi

Setiap sudut Pelita Bunga menawarkan latar foto yang Instagramable. Pantulan air yang jernih, batuan alami, serta tebing yang menjulang menjadikan lokasi ini sangat cocok untuk berburu foto alam.

Baik untuk fotografi landscape maupun konten media sosial, tempat ini memiliki banyak spot menarik yang mampu menghasilkan gambar yang memukau.

4. Suasana Tenang dan Jauh dari  Keramaian

Berbeda dengan objek wisata yang sudah padat pengunjung, Pelita Bunga masih menawarkan ketenangan dan suasana alami yang sulit ditemukan di perkotaan. Suara gemericik air dan kicauan burung menjadi hiburan alami yang mampu memberikan efek relaksasi bagi siapa saja yang datang.

Tempat ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

5. Cocok untuk Wisata Keluarga dan Petualangan

Kondisi sungai yang relatif dangkal di beberapa titik memungkinkan pengunjung untuk menikmati wisata air bersama keluarga. Sementara bagi pecinta petualangan, kawasan ini menawarkan pengalaman menyusuri sungai dan menjelajahi keindahan alam sekitar yang masih alami.

Potensi Wisata Desa yang Menjanjikan

Keberadaan Pelita Bunga menjadi bukti bahwa Desa Monano memiliki potensi wisata alam yang besar. Dengan pengelolaan yang baik dan promosi yang berkelanjutan, destinasi ini berpeluang menjadi salah satu ikon wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.

Penutup

Pelita Bunga bukan sekadar tempat wisata biasa. Kejernihan air sungainya, keindahan tebing alami, udara yang sejuk, dan suasana yang masih asri menjadikan destinasi ini sebagai surga tersembunyi yang patut dikunjungi. Bagi Anda yang mencari ketenangan sekaligus keindahan alam yang autentik, Pelita Bunga di Desa Monano adalah pilihan yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun sahabat.

"Datanglah sekali, dan Anda akan memahami mengapa Pelita Bunga menjadi salah satu permata alam yang membanggakan Desa Monano."


Redaksi Kim Desa Monano

Penulis,Isnawan

BERMULA DARI HOBI AKHIRNYA JADI HOBI YANG DI BAYAR

 


KIM DESA MONANO.Molamahu.Kamis,11 Juni 2026. Di tengah suasana pedesaan yang tenang, asri, dan dikelilingi lingkungan yang sejuk, tercipta aneka cita rasa manis dan gurih yang perlahan mulai dikenal dan digemari oleh warga sekitar. Gina Taha, seorang warga desa yang sekaligus ibu rumah tangga, yang berhasil mengubah kegemarannya dalam mengolah adonan kue menjadi sebuah usaha mandiri yang terus berkembang secara bertahap sejak usaha ini di rintisnya.Gina Taha adalah Pebisnis Pemula yang berhasil mengubah hobinnya membuat kue menjadi usaha yang paling di minati para pembeinya.

Pada mulanya Kegiatan membuat kue awalnya hanya menjadi cara mengisi waktu luang dan menyajikan hidangan istimewa bagi keluarga serta tetangga terdekatnya. Lambat laun, banyak yang menaruh perhatian dan menyampaikan apresiasi atas rasa dan kualitas kue yang dibuatnya. Awalnya hanya mencoba membuat untuk dikonsumsi sendiri dan dibagikan kepada tetangga. Tidak disangka, banyak yang menanyakan cara pembuatannya hingga akhirnya memesan untuk kebutuhan acara mereka. Dari sanalah saya merasa terdorong untuk menjadikan ini sebagai usaha yang lebih serius,” ungkap Gina dengan nada ramah.

dari kesukaan membikin kue untuk keluarga dan tetangga, Gina mulai menerima pesanan kecil-kecilan. yang bermula  hanya coba-coba, tapi banyak yang bilang rasanya enak dan minta dibuatkan lagi. Dari situlah saya memberanikan diri membuka usaha resmi ini,

Usahanya selalu mengedepankan prinsip kesederhanaan  namun tetap berkualitas.Ia hanya menggunakan bahan-bahan pilihan yang segar,menghindari bahan tambahan yang belebihan serta memadukan resep dengan sentuhan kreasi sendiri agar tetap memilki ciri khas tersendiri.Proses pembuatanya pun dilakukan dengan ketelitian agar hasilnya senantiasa terjaga kebersihan dan kelezatanya.

Untuk memenuhi selera dan kebutuhan pelanggan, Gina menyajikan beragam jenis jajanan dan kue. mulai dari kue tradisional khas seperti kue Dadara,kue,Kue Balais,Kue Donat,Cantik Manis,Molen,Pisang Coklat,Cala isi dan Panada,serta berbagai jenis kue basah dan kue kering lainya bahkan sekarang ini gina sudah membuat kue barunya yang diperuntungkan untuk kegiatan ulang tahun yakni Kue Ulang tahun.Semua kue yang dibuatnya merupakan kue tradisional yang terlihat moderen yang cocok untuk melengkapi momen spesial seperti syukuran, arisan, ulang tahun, maupun acara keagamaan.

Setiap pesanan saya usahakan dibuat pada pagi hari agar saat diterima pelanggan kondisinya masih segar dan nikmat.itupun tergantung pesanan, Saya berkomitmen menjaga cita rasa asli sambil tetap memastikan proses pembuatannya higienis dan aman dikonsumsi oleh siapa saja,” tambahnya dengan penuh tanggung jawab.

Tanpa membutuhkan modal usaha yang besar maupun tempat toko khusus, Gina membangun usahanya secara bertahap. Ia mengandalkan kepercayaan yang tumbuh dari mulut ke mulut, serta memanfaatkan cara komunikasi yang mudah seperti pesan singkat dan facebokk untuk menerima pesanan dari warga sekitar. “Bagi saya, kuncinya adalah bersikap jujur, menjaga mutu produk secara konsisten, serta menawarkan harga yang wajar dan terjangkau oleh masyarakat desa,” jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, pesanan yang diterimanya tidak hanya datang dari lingkungan Desa Molamahu saja, melainkan sudah meluas ke Desa tetangga. Usaha ini tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi bagi keluarganya, tetapi juga menjadi salah satu contoh dan inspirasi bagi warga lain yang ingin memulai usaha dari rumah dengan memanfaatkan keterampilan yang dimiliki.

Selain fokus pada kualitas rasa, Gina juga selalu berusaha melayani setiap pelanggan dengan sikap yang ramah, santun, dan tepat waktu dalam penyelesaian pesanan. Ia percaya bahwa pelayanan yang baik adalah bagian penting dari keberlangsungan usaha kecil. “Saya ingin setiap orang yang mencicipi kue buatan saya merasakan ketulusan dalam setiap gigitannya. Ini bukan sekadar soal menjajakan makanan, tetapi juga menjaga hubungan baik dengan sesama dan melestarikan kekayaan rasa yang dimiliki ole kita sendir,” ujarnya dengan tulus.

Melihat perkembangan yang telah dicapainya, Gina memiliki sejumlah harapan untuk masa depan usahanya. Ia ingin terus memperkaya variasi menu, mempelajari teknik pembuatan kue yang lebih baik melalui berbagai kesempatan, serta jika memungkinkan dapat melibatkan tenaga kerja dari warga sekitar agar manfaat usahanya bisa terasa lebih luas lagi bagi lingkungan desa.

Bagi saya, membangun usaha tidak harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Selama dikerjakan dengan kesabaran, kejujuran, dan kesungguhan hati, maka langkah demi langkah kemajuan pasti akan bisa diraih. Semoga usaha kecil ini dapat terus bermanfaat dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan desa tempat saya tinggal,” tutupnya penuh semangat dan harapan.


Tim Redaksi Kim Desa Monano





Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Desa.Kecamatan Bone Laksanakan Monev di 14 Desa

 


KIM DESA MONANO.Bone, Rabu 10 Juni 2026 – Pemerintah Kecamatan Bone mulai melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di tujuh desa yang berada di wilayah Kecamatan Bone.adapun Kunjungan Evaluasi  Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai Tanggal 8 hingga 12 Juni 2026 ini bertujuan memastikan seluruh program dan kegiatan pemerintahan desa berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Adapun 7 Desa yang menjadi Tujuan kegiatan monev ini yakni Desa Moodulio,Desa Mura Bone,Desa Ilohuuwa,Desa Masiaga,Desa Inogalu ma ,Desa Per mata Dan Desa Talulada,itu 7 Desa dari timur serta 7 Desa dari Barat yakni Desa Bilolantunga,Desa Waluhu,Desa Tumbuh Mekar,Desa Monano,Desa Cendana Putih,Desa Sogitia dan Desa Molamahu mengingat dari 14 desa ini tim di bagi menjadi dua.Agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik serta sukses.

Camat Bone, Fian K. Ruchban, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Alhamdulillah hari ini kami Pemerintah kecamatan bone dapat melaksanakan monev di tengah kesibukan administrasih dan kegiatan lain yang padat.Kegiatan ini menjadi cerminan komitmen kami agar setiap rupaiah anggaran desa yang bersummber dari dana desa,maupun bantuan pemerintah lainya,serta setiap program kerja yang telah di susun bersama baik melalui rapat dengan pemerintah desa maupun dengan masyarakat,ini benar-benar bisa memberikan manfaat yang nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga,serta dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku Ujar BU Camat Fian K.Ruchban saat ditemui di sela-sela kunjungan kerjanya .

Camat Bone yang biasa di sapa Ibu Fian ini menuturkan Menurutnya, terdapat beberapa aspek penting yang menjadi fokus dalam pelaksanaan Monev kali ini. Pertama, tim melakukan evaluasi  terhadap kesesuaian perencanaan program dan penggunaan anggaran desa agar selaras dengan target yang telah ditetapkan dalam RKPDes maupun APBDes

Selain itu, pemerintah kecamatan juga melakukan evaluasi fisik dan administrasi dengan meninjau langsung hasil pekerjaan di lapangan. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kelengkapan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) serta dokumen pelaporan keuangan yang menjadi bagian penting dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Dokumen yang masih belum lengkap tentunya harus segera dilengkapi oleh pemerintah desa agar seluruh proses administrasi dapat berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini juga diarahkan pada upaya pencegahan dan perbaikan. Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkala, pemerintah kecamatan berupaya meminimalisir potensi penyimpangan sejak dini serta mengambil langkah-langkah perbaikan apabila ditemukan ketidak sesuaian dalam pelaksanaan program maupun penggunaan anggaran.

Tidak hanya melakukan pengawasan, Pemerintah Kecamatan Bone juga memberikan pembinaan dan edukasi kepada aparatur desa. Pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta kualitas tata kelola pemerintahan desa agar semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Di ahir pernyataanya,Camat bone menyampaikan harapan besar hasil dari kegiatan monev selama lima hari ini mampu mendorong kemajuan bersama seluru desa diwilayahnya.Ia berharap setiap desa dapat menjadi mitra kerja yang solid dan saling mendukung dalam mewujudkan visi pembangunan Daerah yang berkeadilan dan bekelanjutan 

Kami berharap setelah kegiatan monev ini selesai,seluruh desa semakin termotivasi untuk bekerja lebih baik lagi.Memperbaiki segala kekurangan yang ada,dan mempertahankan hal-hal yang sudah positif.Pemerintahan yang bersih terbuka,jujur dan bertanggung jawab akan melahirkan pelayanan publik yang prima yang pada ahkirnya akan membawa kesejahteraan,kemajuan dan kebahagiaan bagi seluruh warga kecamatan bone'Pungkasnya.

 Tim Redaksi KIM DESA MONANO

  Penulis Isnawan



Atur Kursi Tamu di Pesta Pernikahan Kades Monano.Sudah Menjadi Kebiasaanya dalam hajatan Masyarakatnya.

 

Foto saat merapikan kursi hajatan pernikahan

KIM DESA MONANO,Senin 8 Juni 2026 — Semaraknya pesta pernikahan di lingkungan Desa Monano hari ini terasa semakin hangat berkat kehadiran sosok yang dikenal rendah hati dan dekat dengan warga, yaitu Kepala Desa Monano, Amirudin A.Tohopi melihat Lihat keadaan Hajatan Pernikahan masyarakatanya . Alih‑alih hanya datang  duduk sebagai tamu kehormatan, Amirudin justru terlihat sibuk langsung mengatur deretan kursi Agar tertata rapih untuk kenyamanan tamu undangan yang akan datang hadir.


Dari kemarin sore sampai hari ini, pria yang akrab disapa Ti Ayah ini sudah terlihat aktif bergerak. Dengan sigap, ia mengangkat, menyusun, dan menata rapi kursi plastik berwarna hijau dan merah muda di area pelaminan serta tempat duduk utama. Tak ragu ia membungkuk, mengukur jarak antar barisan, hingga memastikan setiap sudut tempat duduk tersusun rapi agar tidak ada tamu yang kehabisan tempat duduk.dan membrikan perluasan  jalan bagi para tamu dan keluarga mempelai pria yang akan membawakan hantaran dutu atau harta,sehingga para tamu undangan yang akan masuk dan duduk merasa nyaman. Tindakan ini ia lakukan guna menyukseskan acara bahagia keluarga warganya tanpa membebani pihak keluarga penyelenggara,


''Saya merasa ini adalah tugas sekaligus kebiasaan saya. Sebagai pelayan desa,bahkan sebelum saya menjadi kepala desa kebahagiaan warga adalah kebahagiaan saya juga. Tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil, apalagi demi kelancaran acara sakral seperti pernikahan. Saya ingin membantu agar tuan rumah tidak kewalahan dan tamu merasa nyaman sejak awal datang,” ujar Amirudin sambil terus menyusun kursi dengan teliti.


Kehadiran dan keterlibatan langsung Amirudin dalam persiapan acara warga bukanlah hal baru. Sejak menjabat sebagai Sekdes, ia kerap terlibat langsung mulai dari persiapan hingga penutupan berbagai acara adat, keagamaan, maupun acara keluarga . Sikapnya yang sederhana dan tidak membedakan status ini membuatnya sangat dicintai dan dihormati oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Monano.


Salah satu warga setempat, mengaku kagum melihat dedikasi kepala desanya. “Banyak pemimpin lain mungkin hanya datang sesaat setelah semuanya siap, tapi ti ayah kalau ada hajatan ataupun Duka selalu turun tangan sejak persiapan awal dari ba beken kanopi sampai jaramba ungkap salah satu masyarakat yang berada di tempat hajatan tersebut,Beliau bahkan tak segan  membantu para pelayan dapur di pesta hajatan itu dan menjadi pengarah apabila ada masyarakatnya yang tidak tahu urus mengurus tentang hal -hal yang perlu disiapkan dalam hajatan pernikahan ataupun duka . Ini bukti nyata bahwa beliau benar‑benar hadir dan merasakan suka duka bersama warga,” ungkapnya.


Berbagai upaya Amirudin untuk mempererat ikatan kekeluargaan warga, terus ia lakukan lewat hal‑hal sederhana namun bermakna. Ia percaya bahwa melayani dengan hati dan terjun langsung adalah cara terbaik untuk membangun desa yang rukun dan bersatu. Di tengah kesibukannya yang padat mengurus  pemerintahan desa,dan mengelola bisnis peternakan ayam petelur ia selalu menyempatkan waktu untuk hadir dan membantu setiap acara penting warganya.


Dengan tindakan nyata seperti ini, Kepala Desa Amirudin A. Tohopi terus meneladankan kepemimpinan yang melayani, dekat, dan dapat diandalkan. Semangat kebersamaan yang ia tunjukkan saat menyusun kursi tamu undangan ini pun menjadi simbol persatuan warga Desa Monano yang tetap terjaga dengan baik sehingga tercipta kehidupan yang harmonis dan kondusif.


Tim Redaksi : Kim desa monano

Penulis : Isnawan

 


KUKIS KELAPA DESA MONANO CEMILAN LOKAL YANG PENUH NOSTALGIA



KIM DESA MONANO,,BONE Senin 08 Juni 2026 - – Semangat kreativitas dan jiwa wirausaha UMKM di Desa Monano, Kecamatan Bone, kembali melahirkan produk unggulan yang patut dibanggakan. Melalui kelompok UMKM Pemuda Produktif, Pelaku Usaha ini berhasil mengembangkan olahan istimewa berbahan dasar utama kelapa segar menjadi camilan renyah bernama Kukis Kelapa Monano’s. Produk ini hadir bukan sekadar sebagai makanan ringan, melainkan bukti nyata bahwa potensi sumber daya alam lokal dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan layak bersaing.


Kelapa merupakan salah satu komoditas melimpah di wilayah Desa Monano, namun pemanfaatannya selama ini masih sering terbatas pada penjualan bahan mentah saja atau hanya berfokus pada Pembuatan Kopra. Melihat peluang sekaligus tantangan tersebut, Owner pemuda Produktif Kisnawan Buhungo di Desa Monano tergerak untuk berinovasi. Mereka mendirikan kelompok usaha bersama dengan semangat “mengangkat potensi lokal demi kemajuan desa”, kemudian meracik resep istimewa  turun temurun yang mempertahankan cita rasa alami kelapa tanpa bahan pengawet berbahaya.


Ketua kelompok UMKM Pemuda Produktif Kisnawan Buhungo menyampaikan bahwa pembuatan Kukis Kelapa Monano’s dilakukan dengan prinsip menjaga kualitas mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengemasan. Kami menggunakan kelapa yang telah melalui penyortiran sehingga kproduk yang kami hasilkan memang benar -benar berasal dari  kelapa pilihan yang di jual langsung oleh petani atau  warga sekitar. Proses pembuatannya pun dilakukan secara higienis,dan Tradional diolah dengan resep turunan yang dimodifikasi agar menghasilkan tekstur renyah dan rasa gurih manis yang khas, disukai segala kalangan usia,” ungkapnya.


Berbeda dengan kue kering berbahan tepung pada umumnya, Kukis Kelapa Monano’s memiliki ciri khas tersendiri: bentuknya unik menyerupai tabung berlubang, permukaannya sedikit berselimut gula halus alami, serta menghadirkan aroma harum kelapa yang sangat kental saat digigit. Produk ini dikemas dalam kantong kedap udara yang menarik, bertuliskan Kukis Kalapa jelas “100% bahan alami dan tanpa pengawet buatan”, serta telah memperoleh sertifikasi halal, sehingga keamanan dan kenyamanan konsumen tetap terjamin. Berat bersih per kemasan mencapai 100 gram, cocok dimakan sendiri maupun dijadikan oleholeh khas Desa Monano.


Keberadaan produk ini memberikan dampak positif ganda bagi lingkungan sekitar. Selain membuka peluang lapangan kerja bagi pemuda dan ibu rumah tangga setempat, ia juga menyerap pasokan kelapa milik petani desa sehingga harganya menjadi lebih stabil dan memiliki nilai tambah ekonomi. Sejak dipasarkan, antusiasme masyarakat terus meningkat—mulai dari warga lokal, Petani Kelapa, hingga permintaan yang mulai masuk dari luar daerah karena rasanya yang otentik dan kemasannya yang menarik.


Harapan kami, di masa yang akan datang  Kukis Kelapa Monano’s tidak hanya dikenal di wilayah desa monano atau Bone bolango saja, tetapi dapat menjangkau pasar yang lebih luas,maupun pasar global sekaligus menjadi ikon kuliner khas Desa Monano.Agar Produk ini bisa di kena sampai di negara luar Kami juga terus berusaha memperbaiki mutu produksi dan meningkatkan kuantitas guna memenuhi permintaan yang terus bertambah, serta berharap mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar usaha ini semakin berkembang pesat,” tambahnya dengan penuh semangat.


Kukis Kelapa Monano’s adalah contoh nyata bahwa kreativitas pemuda, jika dikombinasikan dengan kekayaan alam setempat, mampu melahirkan produk unggulan yang berdaya saing dan mampu menggerakkan roda perekonomian rakyat. Bagi masyarakat umum, camilan ini kini dapat ditemukan di gerai pusat oleholeh khas Gorontalo maupun dipesan langsung melalui kontak resmi di 081340719140 kelompok UMKM Pemuda Produktif Desa Monano.


Penulis: Tim Redaksi KIM Desa Monano 

Pelaku UMKM Owner Pemuda Produktif



MENJALANKAN BISNIS MENGUNTUNGKAN MESKI MODAL TERBATAS

 


Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak pelaku usaha membuktikan bahwa membangun bisnis tidak selalu membutuhkan modal besar. Dengan strategi yang tepat, keterbatasan dana justru dapat mendorong kreativitas dan efisiensi dalam menjalankan usaha.

1. Memanfaatkan Keahlian sebagai Modal Utama

Bagi yang memiliki keterbatasan dana, keterampilan dan pengetahuan dapat menjadi aset berharga. Usaha berbasis jasa, seperti desain grafis, penulisan konten, pengelolaan media sosial, atau konsultasi, dapat dijalankan dengan biaya operasional yang relatif rendah sehingga berpotensi menghasilkan keuntungan yang baik.

2. Mengembangkan Bisnis Secara Bertahap

Pelaku usaha tidak harus langsung tampil besar sejak awal. Pertumbuhan bisnis dapat dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan keuntungan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha. Pendekatan ini membantu mengurangi ketergantungan pada pinjaman dan menjaga kondisi keuangan tetap sehat.

3. Pastikan Kebutuhan Pasar Terlebih Dahulu

Sistem pemesanan awal atau pre-order dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko kerugian. Dengan menawarkan produk terlebih dahulu dan memproduksinya setelah ada pesanan, pelaku usaha dapat menghindari penumpukan stok serta menjaga arus kas tetap stabil.

4. Memaksimalkan Kolaborasi dan Media Sosial

Promosi tidak selalu harus dilakukan dengan biaya besar. Konten yang bermanfaat dan menarik di media sosial dapat membantu menjangkau calon pelanggan secara lebih luas. Selain itu, kerja sama dengan pelaku usaha lain juga dapat memperluas pasar dan meningkatkan peluang penjualan.

Kesimpulan

Keberhasilan bisnis tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh kemampuan melihat peluang, mengelola risiko, dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar. Dengan perencanaan yang matang, pemanfaatan keahlian, serta strategi yang tepat, usaha dengan modal terbatas tetap memiliki peluang besar untuk berkembang dan menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan.

Sambil Angkat Tiang Kanopi dari bambu, Kades Monano Maknai Pancasila Lewat Keringat Warga


KIM NUSANTARA DESA MONANO – Tengah sibuk berbaur dengan warga membantu mendirikan kanopi dari bambu untuk persiapan sebuah acara pernikahan, Kepala Desa, Amirudin A.Tohopi, memberikan pandangan mendalam terkait makna Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Bagi Amirudin, esensi dari dasar negara tersebut tidak melulu soal upacara formal, melainkan tercermin langsung dalam aksi nyata di lapangan, seperti tradisi gotong royong yang masih kental di tengah masyarakat desa.

Pancasila dalam Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni

Di sela-sela kesibukannya mengangkat tiang bambu serta tali rapia dan membantu para pekerja, Amirudin menyempatkan diri berbagi pemikiran mengenai relevansi Pancasila di tahun 2026 ini. Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, khususnya sila ketiga dan kelima, paling mudah dilihat dari bagaimana warga desa saling bahu-bahu dalam urusan sosial.

"Hari Pancasila itu momentum pengingat. Tapi bagi kami di desa, Pancasila itu ya apa yang sedang kita lakukan hari ini: bergotong royong, saling bantu tanpa melihat latar belakang, dan memastikan hajat tetangga bisa berjalan lancar," ujar Amirudin dengan peluh yang membasahi keningnya.

Ia menambahkan bahwa di era modern seperti sekarang, tantangan terbesar adalah menjaga agar kepedulian antar sesama tidak luntur digerus sifat individualistis.

Menghidupkan Sila Ketiga dengan membantu warga yang sedang hajatan pernikahan.
Aktivitas membantu mendirikan kanopi pernikahan warga ini, menurut Amirudin, adalah contoh kecil dari implementasi "Persatuan Indonesia". Ketika masyarakat berkumpul, bercengkerama, dan bekerja bersama demi meringankan beban orang lain, di situlah Pancasila benar-benar hidup.

Berikut adalah beberapa poin penting yang ditegaskan oleh Kepala Desa Amirudin terkait peringatan 1 Juni tahun ini:
Gotong Royong sebagai Pondasi: Kebiasaan saling membantu dalam kegiatan tempat pernikahan atau kedukaa adalah benteng terakhir pertahanan moral bangsa.

Edukasi Lewat Tindakan: Mengajarkan Pancasila kepada generasi muda desa jauh lebih efektif melalui keteladanan langsung dibanding teori semata.

Harapan untuk Masa Depan Desa
Menutup perbincangan singkat di lokasi kerja, Amirudin berharap semangat 1 Juni 2026 ini bisa terus terjaga sepanjang tahun. Ia berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang berbasis swadaya dan kekeluargaan.

"Pancasila tidak akan pernah mati selama kita masih mau melangkahkan kaki ke rumah tetangga yang sedang butuh bantuan," pungkasnya, sebelum kembali bergabung dengan para pekerja untuk menyelesaikan atap kanopi menggunakan terpal.


Peringati Hari Lahir Pancasila, Layanan Rawat Jalan Puskesmas Bulawa Tutup Sementara pada 1 Juni

 

KIM NUSANTARA DESA MONANO,BULAWA — Dalam rangka menyambut hari libur nasional Hari Lahir Pancasila, Puskesmas Bulawa mengumumkan penyesuaian jadwal operasional pelayanan kesehatan masyarakat yang di sampaikan oleh Ibu Silpioni  Botutihe melalui postingan akun pribadinya di Facebooknya. Layanan poliklinik atau rawat jalan di fasilitas kesehatan tersebut dipastikan akan diliburkan sementara waktu.


Berdasarkan surat pemberitahuan resmi yang dirilis oleh manajemen Puskesmas Bulawa Ibu Silpioni Botutihe, penutupan pelayanan rawat jalan ini akan berlangsung pada hari Senin, 1 Juni 2026.

Masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan, sebab penutupan ini hanya berlangsung selama satu hari. Pihak puskesmas mengonfirmasi bahwa seluruh aktivitas pelayanan rawat jalan akan buka kembali seperti biasa pada Selasa, 2 Juni 2026.

Layanan Persalinan Tetap Siaga 24 Jam
Meskipun layanan pemeriksaan rutin dan rawat jalan diliburkan, Puskesmas Bulawa tetap memprioritaskan kebutuhan darurat masyarakat, khususnya bagi Ibu hamil.

Pihak manajemen menegaskan bahwa Pelayanan Persalinan akan tetap beroperasi penuh selama 24 jam melalui sistem on-call. Bagi warga yang membutuhkan penanganan persalinan darurat, dapat langsung menghubungi bidan desa setempat agar segera mendapatkan tindakan medis.

Melalui pengumuman tersebut, pihak Puskesmas Bulawa juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan pasien atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penyesuaian jadwal libur nasional ini. Warga diimbau untuk mengatur kembali jadwal kunjungan medis rutin mereka demi kelancaran pelayanan.


Pendaftaran Murid Baru SMP Negeri 1 Tapa Tahun Ajaran 2026/2027 Dibuka.

 


KIM NUSANTARA DESA MONANO-TAPA. SMP Negeri 1 Tapa membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 bagi lulusan sekolah dasar yang ingin melanjutkan pendidikan di jenjang SMP. Proses pendaftaran dilaksanakan dalam dua tahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah.

Tahap pengambilan formulir pendaftaran berlangsung pada 18 hingga 29 Mei 2026. Selanjutnya, pengembalian formulir beserta berkas persyaratan dilakukan pada 8 hingga 15 Juni 2026.

Calon peserta didik diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen, antara lain Surat Keterangan Lulus (SKL), Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB), fotokopi ijazah atau SKHU sementara, rapor kelas 4 sampai kelas 6 yang telah dilegalisir, akta kelahiran, dan kartu keluarga. Bagi siswa yang memiliki kartu bantuan pendidikan atau prestasi akademik maupun nonakademik, dokumen pendukung juga dapat dilampirkan.
Pihak sekolah menetapkan penggunaan map plastik snelhekter berwarna biru untuk siswa laki-laki dan merah untuk siswa perempuan. Selain itu, calon peserta didik harus melampirkan pas foto berlatar merah sesuai ukuran yang telah ditentukan.

Sekolah juga menetapkan batas usia maksimal calon siswa, yaitu 15 tahun pada tanggal 1 Juli 2026.

Sebagai salah satu sekolah unggulan di Kecamatan Bulango Timur, SMP Negeri 1 Tapa didukung berbagai fasilitas pendidikan, seperti ruang kelas yang nyaman, laboratorium komputer dan IPA, perpustakaan, ruang kesenian, UKS, akses internet, lapangan olahraga, mushola, serta aula sekolah.

Untuk mendukung pengembangan bakat dan karakter siswa, sekolah menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya Pramuka dan Marching Band.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengunjungi sekretariat panitia SPMB SMP Negeri 1 Tapa yang beralamat di Jalan Irigasi No. 223, Desa Popodu, Kecamatan Bulango Timur, atau melalui media sosial resmi sekolah.
SMP Negeri 1 Tapa terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas guna melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.


Peningkatan Pelayanan Keagamaan, KUA Kecamatan Bone Terima Hibah Tanah untuk Pembangunan Kantor Baru

 

KIM NUSANTARA DESA MONANO BONE, Jum'at 29 Mei 2026. KUA Kecamatan Bone akan meningkatkan fasilitas untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat. Langkah besar ini dipastikan setelah pihak KUA resmi menerima hibah sebidang tanah yang akan dialokasikan khusus untuk rencana pembangunan gedung kantor KUA yang baru dan lebih representatif.

Penyerahan tanah hibah ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat, mengingat kondisi fasilitas pelayanan keagamaan yang mumpuni sudah lama dinantikan.

Kepala KUA Kecamatan Bone Ahmad Uno mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian Salah satu Kepala desa di kecamatan Bone  atau pihak yang telah mengikhlaskan tanahnya demi kepentingan umat.

Pihak KUA menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh.Tanah hibah ini bukan sekadar aset fisik, melainkan amanah besar. Dengan adanya lahan baru ini, mimpi masyarakat Kecamatan Bone untuk memiliki sarana pelayanan nikah,dan bimbingan keagamaan yang nyaman akan segera terwujud," ujarnya.

Fasilitas Lebih Luas, Pelayanan Lebih OptimalGedung baru direncanakan untuk menggantikan fasilitas lama yang sudah kurang memadai kebutuhan masyarakat.Desa Tumbuh Mekar merupakanLokasi tanah yang strategis diharapkan dapat mempermudah akses warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bone.

Rencana pembangunan tersebut mencakup beberapa aspek penting sebagai berikut:Balai Nikah yang Representatif: 

Ruang prosesi akad nikah yang lebih luas dan khidmat.Pusat Layanan Keagamaan Terpadu: Pengurusan administrasi, konsultasi keluarga sakinah, hingga bimbingan zakat, wakaf dan sertifikasi Halal yang lebih nyaman.


Langkah selanjutnya.Setelah proses sertifikasi dan balik nama lahan hibah ini selesai, pihak Kantor Urusan Agama akan segera mengusulkan anggaran pembangunan fisik Ke kementrian Agama Kabupaten

Bone bolango.mentransformasi gedung KUA ini menjadi lebih modern dan megah.
Kepala Desa Tumbuh Mekar Kamarudin Tohopi  sekaligus pemberi Hibah dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungannya secara penuh.  siap mendukung  proses administrasi agar pembangunan fisik dapat segera dimulai tanpa kendala.

"Ini adalah aset bersama. "Kami berkomitmen mendukung kelancaran pembangunan melalui koordinasi yang baik demi kepentingan dan kenyamanan warga." kita sendiri," pungkasnya


Pemerintah Desa Tumbuh Mekar mendukung penyediaan lahan untuk pembangunan Kantor KUA.

 

KIM NUSANTARA DESA MONANO — BONE Pemerintah Desa Tumbuh Mekar, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, memfasilitasi proses hibah tanah untuk pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. 

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026 tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tumbuh Mekar,Kamarudin A.Tohopi, bersama pihak Kantor Urusan Agama setempat. Dalam proses tersebut, pemerintah desa berperan aktif memfasilitasi hibah lahan guna mendukung realisasi pembangunan kantor pelayanan keagamaan yang representatif di wilayah Kecamatan Bone. 

Kepala Desa Tumbuh Mekar, Kamarudin Tohopi, menyampaikan bahwa hibah tanah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung program pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan. 

“Pemerintah desa siap mendukung pembangunan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pembangunan Kantor Urusan Agama agar pelayanan kepada warga bisa lebih maksimal,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Bone, Ahmad Uno, mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Tumbuh Mekar dalam mempermudah proses hibah tanah "Ia menyampaikan bahwa pembangunan gedung KUA yang representatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi serta pembinaan keagamaan." masyarakat." 

Diketahui, pembangunan Kantor Urusan Agama tersebut direncanakan menggunakan anggaran dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bagian dari penguatan sarana pelayanan keagamaan di daerah. 

Masyarakat setempat menyambut baik rencana pembangunan kantor tersebut dan berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh warga.

Pemerintah Desa Moodulio bersama Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan Anggota DPRD Femi Udoki menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Bone.


Foto saat penerimaan bantuan sosial


KIM NUSANTARA DESA MONANO,Bone. Pemerintah Desa Moodulio bergerak cepat dalam upaya membantu warga yang terdampak banjir di wilayah Desa Moodulio, Kecamatan Bone.

 Kepala Desa Moodulio, Hendriyanto Ladjambu, bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Mudrik Djafar, memimpin langsung pendistribusian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak bencana tersebut.

Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian Dinas Sosial Provinsi Gorontalo yang diinisiasi dan dikawal oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femi Udoki. 

Sinergi antara pemerintah provinsi, legislatif, dan pemerintah desa diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga pascabanjir.

Kepala Desa Moodulio, Hendriyanto Ladjambu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak.

Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Moodulio menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan para pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada warga. DPRD Provinsi Gorontalo, Ibu Femi Udoki, atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan makanan siap saji dan kebutuhan darurat ini sangat berarti bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat banjir,” ujarnya.


Ketua BPD Moodulio, Mudrik Djafar, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilaksanakan secara terbuka, tertib, dan ditujukan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan makanan siap saji dari Anggota DPRD Provinsi Gorontalo telah didistribusikan kepada warga sejak malam sebelumnya oleh pemerintah desa.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, bahan makanan, minuman, serta berbagai kebutuhan darurat lainnya. Bantuan tersebut ditujukan kepada seluruh kepala keluarga (KK) yang rumah maupun mata pencahariannya terdampak langsung oleh genangan banjir.

Banjir yang melanda Kecamatan Bone, khususnya Desa Moodulio, meninggalkan kerugian material dan trauma bagi masyarakat.Selain menyalurkan bantuan sosial, Kepala Desa dan Ketua BPD juga meninjau langsung kondisi infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir.

 Hasil pemantauan tersebut akan dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten dan provinsi sebagai bahan tindak lanjut perbaikan.

Pemerintah Desa Moodulio juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.


PASTIKAN TEPAT SASARAN, AMIRUDIN TOHOPI PANTAU LANGSUNG PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN DAN PEMBAGIAN DAGING KURBAN DI DESA MONANO.

 

Foto saat Peninjauan

KIM DESA MONANO -Desa Monano merayakan Hari Raya Idul Adha tahun ini dengan penuh semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. 

Pada Rabu, 27 Mei 2026, kepala Desa Monano, Amirudin Tohopi, melakukan pemantauan langsung terhadap proses penyembelihan hewan kurban serta penyaluran daging kepada masyarakat yang berhak menerimanya.


Pemantauan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai sasaran. Selain itu, distribusi daging kurban diharapkan dapat dilakukan secara adil dan merata bagi warga Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3.

Pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini, panitia kurban Desa Monano menyembelih sebanyak enam ekor sapi. Untuk mempercepat proses dan mengurangi kerumunan, penyembelihan dilakukan di dua lokasi berbeda. 

Lokasi pertama melayani warga Dusun 1 dan Dusun 2, sementara lokasi kedua diperuntukkan bagi warga Dusun 3.

Dalam kesempatan tersebut, Amirudin Tohopi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab sejak pagi hari. 

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keterbukaan dan keadilan dalam pembagian daging kurban agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban dipotong, dikemas, dan didistribusikan kepada warga berdasarkan data penerima yang telah disiapkan sebelumnya. 

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta memastikan penyaluran berjalan dengan baik.

Masyarakat Desa Monano menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya ibadah kurban dan berharap semangat berbagi serta kebersamaan yang tercermin dalam perayaan Idul Adha dapat terus terjaga di lingkungan desa.


YUSRAN MOUKO DAN JASMIN LASIBU: PASUTRI YANG SELALU HIDUPKAN KEGIATAN DESA. DI LINGKUNGAN DUSUN 3 BUTATO



Pasangan Suami Istri Aktif Dukung Kegiatan Sosial dan Keagamaan di Dusun 3 Butato
Monano, 27 Mei 2026 — Di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan masih terus ditunjukkan oleh sebagian masyarakat.

 Salah satunya adalah pasangan suami istri asal Desa Monano, Yusran Mouko dan Jasmin Lasibu, yang dikenal aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Dusun 3 Butato (Monas).

Kehadiran keduanya sudah dikenal luas oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat. Mereka kerap terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, mulai dari perayaan hari besar keagamaan hingga kegiatan yang bertujuan mempererat hubungan antarwarga.

Pada perayaan Iduladha, Yusran sering membantu pelaksanaan kegiatan kurban, baik melalui tenaga maupun dukungan lainnya. Sementara itu, Jasmin turut berkontribusi dalam penyediaan kebutuhan kegiatan, termasuk hadiah untuk perlombaan remaja, anak-anak, dan ibu-ibu yang ikut memeriahkan acara di lingkungan dusun.

Selain itu, pasangan ini juga aktif mendukung berbagai kegiatan hiburan rakyat, seperti lomba panjat pinang yang menjadi bagian dari perayaan hari besar Islam. Keterlibatan mereka membantu menciptakan suasana yang meriah dan memperkuat kebersamaan warga.

Tidak hanya mengikuti kegiatan yang diselenggarakan pemerintah desa, Yusran dan Jasmin juga sering berinisiatif mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan bersama masyarakat. Menurut Yusran, kebahagiaan terbesar bagi mereka adalah melihat warga dapat berkumpul, beribadah, dan menjalin silaturahmi dalam suasana yang penuh kebersamaan.

Pemerintah Desa Monano memberikan apresiasi atas kontribusi dan kepedulian yang terus ditunjukkan oleh pasangan tersebut. Dedikasi mereka dinilai memberikan dampak positif dalam memperkuat hubungan sosial serta mendukung berbagai program kemasyarakatan di desa.

Kisah Yusran Mouko dan Jasmin Lasibu menjadi contoh bahwa kontribusi bagi lingkungan tidak harus dilakukan melalui jabatan tertentu. Dengan semangat gotong royong, kepedulian, dan kerja sama yang konsisten, mereka telah menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat di lingkungan sekitarnya.


SINERGI LUAR BIASA, DESA MONANO RAIH CAPAIAN KURBAN 6 EKOR SAPI TAHUN 2026

 



KIM NUSANTARA Desa Monano Berhasil Laksanakan Kurban 6 Ekor Sapi pada Iduladha 2026


Desa Monano kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. 

Berkat partisipasi aktif masyarakat serta kerja sama berbagai pihak, tahun ini berhasil dihimpun dan disembelih sebanyak enam ekor sapi kurban.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti kuatnya nilai gotong royong yang terus terjaga di tengah masyarakat. Pelaksanaan ibadah kurban berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh rasa syukur.

Kepala Desa Monano, Amirudin Tohopi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan kurban. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari keikhlasan, kebersamaan, dan semangat saling membantu yang telah dibangun sejak lama.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada kelompok-kelompok kurban, termasuk Kelompok Kongsi Penambang yang telah berpartisipasi melalui sistem patungan, para ibu Dasawisma yang aktif mengoordinasikan warga, serta perangkat desa yang membantu proses pendataan dan pelaksanaan kegiatan.

Selain itu, seluruh masyarakat yang turut menyumbangkan tenaga, waktu, maupun dukungan lainnya juga mendapat penghargaan atas peran mereka dalam menyukseskan pelaksanaan kurban tahun ini.

Kepala Desa berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan kurban dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. 

Ia menilai bahwa keberhasilan menghimpun enam ekor sapi kurban bukan hanya sebuah pencapaian angka, tetapi juga cerminan kuatnya persatuan dan kepedulian sosial masyarakat Desa Monano.

Saat ini, proses penyembelihan dan pembagian daging kurban masih dilakukan oleh panitia secara teratur agar manfaatnya dapat dirasakan oleh warga yang berhak menerima.


Tim Redaksi KIM Desa Monano


Lolos Seleksi di Kecamatan Bone, Kades Cendana Putih Titipkan Harapan Besar kepada Salah Satu Perangkat Desa Baru

 

Sesi foto bersama

KIM Desa Monano | Cendana Putih – Suasana penuh khidmat dan optimisme menyelimuti Kantor Desa Cendana Putih, Kecamatan Bone, pada Senin (25/05/2026). Setelah melalui seluruh tahapan proses seleksi penyaringan perangkat desa yang dilaksanakan secara ketat dan transparan di tingkat Kecamatan Bone, 1 putri terbaik dari 2 calon perangkat desa,Alya Ladja, resmi dinyatakan lolos dan terpilih untuk memperkuat jajaran aparatur Pemerintah Desa Cendana Putih.

Atas hasil tersebut, Kepala Desa Cendana Putih, Cowan Pakaya, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan pesan, arahan, serta harapan besar kepada 1 orang perangkat desa yang baru terpilih.

Jaga Amanah dan Tingkatkan Integritas
Dalam penyampaiannya, Kepala Desa menegaskan bahwa jabatan perangkat desa bukan sekadar posisi administratif, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat serta mendorong kemajuan desa.

"Menjadi perangkat desa berarti siap mengabdikan waktu, tenaga, dan pikiran demi kemajuan desa. Saya berharap Saudari Saudari Alya dapat menjaga integritas, kejujuran, serta nama baik Desa Cendana Putih dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari," ujar Cowan Pakaya.

Ia juga menambahkan bahwa proses seleksi yang telah dilalui di tingkat Kecamatan Bone menjadi bukti bahwa salah satu memiliki kemampuan dan potensi untuk menjalankan amanah tersebut dengan baik.

Harapan Besar bagi Perangkat Desa Terpilih
"Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Cendana Putih menyampaikan beberapa pesan dan arahan penting yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi Alya Ladja dalam melaksanakan tugas sebagai perangkat desa secara profesional dan bertanggung jawab." desa yang baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat.", di antaranya:

1. Peningkatan Kualitas Pelayanan Masyarakat
Pelayanan publik diharapkan dilakukan secara cepat, ramah, profesional, serta tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
2. Adaptasi Teknologi dan Inovasi Desa

"Sebagai perangkat desa dari kalangan generasi muda, Alya Ladja diharapkan dapat membawa ide-ide baru, terutama dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung administrasi desa agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan efisien." dan efisiensi pelayanan.

3. Membangun Sinergitas dan Kolaborasi
Alya Ladja diharapkan dapat menjalin kerja sama yang baik dengan perangkat desa senior, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga desa, serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Desa Cendana Putih.

Komitmen Bersama untuk Kemajuan Desa
Mengakhiri arahannya, Cowan Pakaya mengajak seluruh masyarakat Desa Cendana Putih untuk memberikan dukungan penuh kepada perangkat desa yang baru terpilih agar dapat menjalankan tugas dengan baik.

Dengan hadirnya energi dan semangat baru dari Alya Ladja, Pemerintah Desa Cendana Putih optimistis dapat terus mendorong pembangunan desa menuju masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

"Selamat bergabung di keluarga besar Pemerintah Desa Cendana Putih. Mari bekerja bersama dengan cerdas, penuh tanggung jawab, dan keikhlasan demi kemajuan desa tercinta," pungkasnya.

Pesan untuk Peserta yang Belum Terpilih Ibu Risna Podungge
Selain memberikan ucapan kepada peserta yang lolos, Kepala Desa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ke dua calon perangkat desa yang telah mengikuti proses seleksi.

"Terima kasih atas dedikasi, semangat, dan niat baik untuk membangun desa. Bagi yang belum terpilih,Risna Podungge jangan berkecil hati karena proses ini bukanlah akhir dari pengabdian. Kesempatan untuk berkontribusi kepada desa tetap terbuka, tidak hanya melalui struktur pemerintahan, tetapi juga melalui lembaga desa maupun peran sebagai tokoh masyarakat," ujarnya.

Pesan tersebut disampaikan melalui unggahan media sosial Facebooknya.


Sambut Hari Raya Kurban Tahun 2026, Kades Monano Amirudin Tohopi Pimpin Rapat Persiapan Panitia Kurban Bersama Perangkat Desa

Foto saat Rapat berlangsung

Pemerintah Desa Monano Matangkan Persiapan Idul Adha 1447 Hijriah
Pemerintah Desa Monano, Kecamatan Bone, mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang diperkirakan berlangsung pada 27 Mei 2026. 

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala Desa Monano, Amirudin Tohopi, di Aula Kantor Desa Monano pada 21 Mei 2026.

Rapat dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, kepala dusun, tokoh masyarakat, dan pengurus masjid. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan manfaat yang merata kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah desa membahas pendataan peserta kurban, pengelolaan dana yang dihimpun melalui dasawisma, serta mekanisme penyaluran daging kurban. Kepala Desa Monano menekankan pentingnya kerja sama, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam seluruh proses pelaksanaan kurban.


''Selain sebagai bentuk ibadah, Hari Raya Kurban menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga dan menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama." 

Karena itu, pendataan warga yang ingin berkurban dilakukan secara sukarela, sementara distribusi daging kurban akan diupayakan agar tepat sasaran dan merata.

Sebagai tindak lanjut hasil rapat, pemerintah desa akan membentuk panitia pelaksana kurban yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. 

Selain itu, data penerima manfaat akan diperbarui untuk memastikan bantuan daging kurban diterima oleh warga yang berhak, terutama masyarakat kurang mampu. Setiap dusun juga akan menyiapkan lokasi penyembelihan guna mendukung kelancaran pelaksanaan kurban.

Melalui persiapan yang dilakukan sejak dini, Pemerintah Desa Monano berharap pelaksanaan Idul Adha 2026 dapat berlangsung dengan lancar, khidmat, dan memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat. 

Aparatur desa pun diminta segera menindaklanjuti hasil rapat di wilayah masing-masing sebagai bagian dari kesiapan menyambut Hari Raya Kurban.


Perluas Perlindungan Pekerja Mandiri, BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Bone Bolango Gelar Sosialisasi di 3 Kecamatan

 

Foto Para narasumber 


KIM NUSANTARA DESA MONANO.
BONE RAYA – BPJS Ketenagakerjaan bersama Kejaksaan Negeri Bone Bolango terus mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja mandiri dan Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat di sektor informal mengenai pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan, kegiatan sosialisasi Program Bukan Penerima Upah (BPU) dilaksanakan di Kecamatan Bone Raya pada Jumat, 8 Mei 2026.

 Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan kepesertaan program tersebut
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat, Kepala Desa, BPD, pengurus Bumdes, aparat desa, hingga para pelaku usaha dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bulawa, Bone Raya, dan Bone.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya memiliki perlindungan ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja yang berusaha secara mandiri dan belum memiliki jaminan sosial mandiri seperti petani, nelayan, pedagang, serta pelaku usaha mikro dan wirausaha.

BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan yang lebih luas kepada para pekerja di wilayah pesisir Bone Bolango agar mereka dapat bekerja dengan lebih aman dan tenang. 

memiliki jaminan ketika mengalami risiko kecelakaan kerja, meninggal dunia, maupun memasuki masa tua.

Manfaat Perlindungan BPJS untuk Pekerja Mandiri

Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan lengkap mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta BPU. Tiga program utama yang disampaikan meliputi:

1. Jaminan Kematian (JKM)

Peserta program berhak menerima santunan sebesar Rp42 juta jika mengalami risiko meninggal dunia. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan manfaat beasiswa pendidikan untuk dua orang anak dengan total maksimal Rp174 juta, dengan syarat masa kepesertaan minimal tiga tahun.

2. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Program ini memberikan perlindungan berupa biaya pengobatan tanpa batas sesuai indikasi medis apabila peserta mengalami kecelakaan kerja. Selain itu, tersedia manfaat perlindungan dengan nilai minimal Rp166 juta serta bantuan beasiswa pendidikan untuk anak peserta yang memenuhi ketentuan

3. Jaminan Hari Tua (JHT)

Program JHT menjadi tabungan masa depan bagi pekerja mandiri. Manfaatnya dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai ketika peserta sudah tidak aktif bekerja atau memasuki usia tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Promo Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2026

Salah satu informasi yang paling menarik perhatian peserta adalah adanya promo diskon iuran 50 persen untuk program JKK dan JKM bagi pekerja BPU di luar sektor transportasi.
Berikut rincian iuran BPJS Ketenagakerjaan periode April–Desember 2026:

Program
Iuran Normal
Iuran Setelah Diskon
2 Program (JKM & JKK)
Rp16.800
Rp8.400
3 Program (JKM, JKK & JHT)
Rp36.800
Rp28.400

Melalui iuran yang lebih ringan, pekerja mandiri kini dapat memperoleh perlindungan sosial dengan biaya yang lebih terjangkau dan mudah diakses
Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Bone Bolango
Kehadiran Kejaksaan Negeri Bone Bolango dalam kegiatan sosialisasi ini menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah.

Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Bone Bolango diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kerja bagi seluruh pekerja, termasuk sektor informal yang selama ini rentan terhadap risiko ekonomi.

“Dengan iuran yang sangat terjangkau, bahkan di bawah sepuluh ribu rupiah per bulan untuk dua program, kami berharap warga di Bulawa, Bone Raya, dan Bone tidak lagi merasa terbebani untuk mendaftarkan diri,” ujar salah satu perwakilan penyelenggara.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Bone Bolango terus meningkat sehingga masyarakat pekerja mandiri dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan sejahtera.

Perlindungan sosial yang kuat diyakini mampu mencegah risiko ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kematian agar tidak memutus kesejahteraan keluarga pekerja.

REUNI TAK TERDUGA DI RUANG TERBUKA : DEDIKASI DEFRI DUNGGIO MENDIDIK BUAH HATI SAHABAT KARIBNYA.

 


Monano, Gorontalo – Dunia pendidikan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, tetapi juga sering menghadirkan kisah yang penuh makna. 

Hal tersebut dialami oleh Defri Dunggio, seorang tenaga pendidik yang baru mengetahui bahwa orang tua dari dua siswanya merupakan sahabat lamanya. selama ini ia bimbing dengan penuh kasih sayang ternyata merupakan anak kandung dari teman lamanya.Yakni anak dari bapak Imbram Mustapa dan Ibu Yulyan Delatu.


Penemuan ini memberikan kesan mendalam bagi Defri. Selain merasa terharu, ia juga merasakan tanggung jawab yang lebih besar dalam mendidik kedua siswa tersebut. Menurutnya, hubungan yang terjalin kembali melalui dunia pendidikan menjadi pengalaman yang sangat berharga.

Pertemuan yang Tak Disangka
Awalnya, Defri menjalankan tugasnya seperti biasa. Baginya, setiap anak didik adalah amanah yang harus dijaga dan dicerdaskan. 

Namun, seiring berjalannya waktu dan komunikasi yang terjalin dengan orang tua murid, sebuah fakta mengejutkan terungkap. Sosok orang tua dari dua siswanya tersebut tak lain adalah sahabat lamanya yang sudah lama tidak bersua.

"Saya tidak menyangka bahwa anak-anak yang setiap hari saya lihat perkembangannya di kelas adalah darah daging dari teman saya sendiri. Ada merasa  haru.

Mendidik dengan Hati, Menjaga Amanah SahabatBagi Defri, menemukan bahwa ia mendidik anak dari temannya sendiri memberikan warna baru dalam kesehariannya di sekolah. Meski tetap menjaga profesionalitas sebagai guru, ada ikatan emosional "keluarga" yang membuat proses belajar-mengajar terasa lebih bermakna.

beberapa hal menarik dari cerita  ini:

Tanggung Jawab Ganda: Sebagai guru, ia bertanggung jawab pada kurikulum; sebagai teman, ia bertanggung jawab menjaga amanah masa depan anak sahabatnya.

Kisah ini menunjukkan bahwa sekolah dapat menjadi sarana yang mempererat kembali hubungan persahabatan yang sempat terpisah oleh waktu dan jarak.

 Selain itu, para siswa juga dapat belajar dari contoh nyata tentang pentingnya menjaga hubungan baik, saling menghormati, dan bekerja sama dalam lingkungan pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.

Pesan Moral

Kisah Defri Dunggio ini menggambarkan betapa sempitnya dunia dan betapa pentingnya menanam kebaikan di mana saja. 

Kita tidak pernah tahu, mungkin orang yang kita bantu atau kita didik hari ini adalah bagian dari masa lalu atau masa depan orang-orang yang kita sayangi.

Bagi Defri, setiap teguran, setiap pujian, dan setiap ilmu yang ia berikan kepada kedua anak tersebut kini terasa seperti sebuah surat cinta untuk masa depan yang ia titipkan melalui tangan dinginnya sebagai seorang pendidik


Lebih dari Sekadar Manis, Inilah Alasan Madu Suwawa Gorontalo Jadi Primadona Kesehatan

 

Foto produ madu suwawa gorontalo

Madu Suwawa Gorontalo, Madu Alami dengan Beragam Manfaat 

KIM NUSANTARA DESA MONANO, Gorontalo – Di tengah banyaknya pilihan suplemen kesehatan yang tersedia saat ini, Madu Suwawa dari Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, semakin dikenal sebagai salah satu produk alami yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Madu hutan ini menjadi pilihan masyarakat karena berasal dari alam dan diproses secara tradisional.Keunggulan utama Madu Suwawa terletak pada sumbernya. 

Madu ini dihasilkan oleh lebah hutan yang hidup di kawasan hutan tropis Suwawa yang masih terjaga kelestariannya. 

Lebah mengumpulkan nektar dari berbagai jenis tanaman liar sehingga menghasilkan madu dengan cita rasa khas dan aroma alami yang berbeda dari madu pada umumnya.Selain memiliki rasa yang unik, Madu Suwawa juga mengandung berbagai zat alami yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan antioksidan, enzim, dan beberapa vitamin di dalamnya dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh serta mendukung kesehatan secara keseluruhan.Sejak lama, masyarakat Gorontalo memanfaatkan madu ini untuk berbagai kebutuhan kesehatan. 

Madu Suwawa sering dikonsumsi untuk membantu menjaga kebugaran, menambah energi, serta mendukung proses pemulihan tubuh. Selain itu, sifat alaminya juga membuat madu ini kerap digunakan sebagai bahan pendukung perawatan luka ringan.

Para petani madu di Suwawa juga semakin memperhatikan kualitas dan kelestarian lingkungan. Melalui sistem panen yang berkelanjutan, mereka menjaga agar koloni lebah tetap berkembang sehingga produksi madu dapat terus berlangsung tanpa merusak habitat alaminya.

Popularitas Madu Suwawa tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga turut mendukung perekonomian warga Bone Bolango. Produk ini kini menjadi salah satu oleh-oleh khas Gorontalo yang banyak dicari oleh wisatawan.

Madu Suwawa merupakan salah satu produk alami khas Gorontalo yang dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. 

Madu ini dihasilkan dari sumber daya alam yang masih terjaga, sehingga kualitasnya tetap baik.

 Selain dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, Madu Suwawa juga menjadi contoh bagaimana kekayaan alam daerah dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat. Dengan kualitas yang dimiliki, madu ini berpotensi menjadi produk unggulan yang membanggakan Gorontalo. unggulan yang bernilai ekonomi sekaligus bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.